koleksi

Yang
aku lakukan bukanlah mendekati dengan tekun atau mengakrabkan mata,
telinga bibir aku dan kamu, atau apalah semacam itu. Tapi memberikan
kebebasan kepada sebuah cinta untuk dia terangi hati aku dan hati
kamu. Pun aku berikan kebebasan kepadanya untuk mempertemukan jiwa
aku dan jiwa kamu. Dan jika sebuah cinta berkenan, dia akan merasuki
ke salam aku dan kamu agar kita saling menyayangi dan mencintai
dengan nama Sepasang Kekasih.

(081005)

Apa
yang kamu miliki dalam hatimu?

Apa
yang kamu sembunyikan dalam hatimu yang terkunci?

Benar!
Taburkanlah terus benih-benih duka untukku dengan semua
ketidakacuhanmu. Karena, semakin dalam duka yang kurasakan, semakin
luaslah padang kebahagiaan dalam hatiku. Padang kebahagiaan yang
ditumbuhi cinta hanya untukmu.

Sebuah
pemberian dari dalam diriku sendiri, karena aku sungguh-sungguh
memberi dari diriku sendiri.

(……..)

Coba
bayangkan apa yang kau rasakan saat kau kalut, disaat kau dikuatkan
seorang sobat.

Saat
kau patah hati, saat dia menghiburmu.

Saat
kau cinta mati, saat dia mencintai kekasihmu.

Saat
kau bermimpi, saat mereka mengalunkan nada cinta.

(200405_FA&EA)

Cinta
sejati bukan apa yang ada di depan kedua matamu. Dia adalah rahasia
kesucian hati, yang dibentengi ribuan keindahan dan jutaan kepedihan.
Disanalah, di sebuah akhir…, kamu bisa menemukan satu petunjuk yang
bisa mengantarmu menemukan sebuah makna…?

(010706)

Berbahagia
di atas segala keterpurukan, kepedihan dan kesepian adalah kekuatan
menggapai cinta keabadian. Melangkah pasti temukan arti ketulusan
cinta.

(……..)

Alhamdulillah…,benarlah
mereka yang berkediaman di dalam hati ini adalah mereka yang terhebat
dalam hidup.

Bahagia.

Hanya
itu yang bisa terpancar, walau sebenarnya lebih dari sekedar bahagia,

bahkan
lebih dari sekedar makna.

Sahabat-sahabatku
yang hebat, terima kasih. Maaf, aku hanya seperti ini.

Tak
pernah sehebat kalian.

(suatu
dimensi waktu yg tak berawal&berujung)

Tiga
tahun, lama juga aku memperhatikan kamu. Selama itu pula aku
mencintai kamu tanpa seorang pun tahu selain aku sendiri. Cuma kamu
yang bisa dan selalu membangunkan semangat hidupku. Sekarang, kamu
telah pilih pandampingmu, dan aku pun begitu. Jika satu saat takdir
pertemukan kita sebagai jodoh, niscaya aku pasti menjagamu,
mencintaime apa adanya,seutuhnya.

(Mei
‘06_WF)

TATKALA
RINDU.

Langit
biru menuntun kedua matamu menikmati keindahannya.

Di
sana dia lukiskan awan membentuk wajahku. Di sana kamu melihat adaku
dengan mata hatimu.

Lalu
halnya dengan malam mu?

Ialah
warna biru langit-langit kamarmu yang sejukkan kedua matamu.

Di
sana sebuah pelita terangi wajahku yang bisa kamu nikmati dengan mata
hati kamu.

Tatkala
rindu warnai kebosanan kamu akan sepi, sementara ragaku tiada ada di
sisi kamu.

Saat
itu juga aku hadir bersama rindumu.

(110106_D’2L)

Kita
tak pernah mencintai seseorang, hingga saat kita memberi kesempatan
pada cinta untuk mendampingkan dua hati yang saling menyayangi… dan
cinta bukanlah suatu kesepakatan semata.

(161207)

Mungkin
aku bisa hidup tanpa dia.

Karena
memang aku hidup dari nafasku sendiri,

nafas
dari hidungku sendiri,

bukan
dari hidungnya.

Mungkin
aku tidak pernah hidup dalam hatinya.

Tapi
hatiku selalu berharap dia sudi untuk hidup di dalamnya.

Dia
yang menyapaku disaat aku ini dibutuhkan!

(……..)

Saat
bibirku lemah tak mampu ku bicara, itu karena pesonanya.

Yang
hadirkan kegembiraan dan kepedihan disaat yang bersamaan,

yang
tak sempat untuk kupikirkan.

Karena
tak perlu bagi hatiku berpikir untuk mencintai.

Dan
saat bibirku lemah tak mampu ku bicara,

apa.,
atau siapa., yang mewakilkan?

Siapa
yang mewakilkan jika harus aku yang mengungkapnya?

Suatu
saat pasti,

hatiku
‘kan menuntunmu, bibirku.

Hatiku
‘kan menuntunmu, otakku.

Karena
cinta tak pernah bisa dibohongi. Walaupun cinta itu buta, walaupun
cinta itu tak mendengar.

(………)

Aku
tau, mungkin sekarang aku tak boleh mencintai kamu.,karena sekarang,
kamu telah ada yang memiliki.

Tapi
apa arti cinta ini tanpa hasrat untuk saling memiliki? Bagaimana
cinta ini kuperjuangkan tanpa hasrat itu!? Dan apakah aku akan masih
disebut egois karena hasrat itu?

Jadi,
biarkan saja semua pengorbanan yang akan menjawab. Karena cinta itu
suci,.. karena jodoh itu Rahasia Allah,.. karena datangnya dari hati…

Rasakan,..
betapa dekatnya kita dengan cinta. Maka tersenyumlah.

(110308)

Leave a Reply